![]() |
| Shaimoery W.S |
Memiliki nama lengkap Shaimoery Wignjo Soebroto, lahir pada
tanggal 1 Agustus 1930 di Tuban Jawa Timur. Shaimorey adalah anak pasangan
Boediharjo dan Ibu Siti Romlah asal Tuban, Jawa Timur. Ia mendapatkan gelar
Sutan Indra Kesuma (diberikan ninik mamak Tanah Datar yang berdomilisi di
Sungai Penuh, Kerinci). Shaimoery menikah dengan Rosma anak dari Bapak M. Arif
dan Ibu Siti Roliyah.
Di Tuban, ia bersekolah di HIS
(Hidayat Islamiyah School). Sekolah ini akhirnya bubar setelah Belanda jatuh ke
tangan Jepang pada tahun 1942. Selanjutnya Shaimoery masuk kelompok Pemuda
Seinandan yang dilatih militer dan ia berhasil menjadi juara istimewa nomor 1
dan langsung dintunjuk sebagai Seinin Gakko.
Memasuki zaman kemerdekaan, mulai 17
Agustus 1945 ia dikenal sebagai komandan seksi dengan pangkat Letnan II pada
Barisan Hizbullah III, Regimen VI dan Divisi Sunan Ampel Jawa Timur. Kemudian
pindah menjadi staf Batalyon sampai dengan 1948. Kemudian melanjutkan sekolah
SMA Nasional Jurusan A, tamat tahun 1953.
Semasa Agresi Belanda Pertama, ia
bertugas sebagai tentara (hizbullah) dan front terdepan di Surabaya.
Selanjutnya pada masa Agresi II, dia bergabung dengan Pemerintahan Militer
Manisrenggo dan Prambanan Kabupaten Klaten sampai DI Yogyakarta dikembalikan
kepada RI tepatnya tanggal 19 Desember 1949.
Sebelum menjadi mahasiswa Shaimoery
menjadi guru di SMA Negeri Sungai Penuh (Kerinci) dari tahun 1956-1960 dan
mendirikan SMA Harapan di Sungai Penuh. Kemduian melanjutkan pendidikan di
Universitas Gajah Mada Yogyakarta tahun 1960-1964 pada Fakultas Sosial dan
Politik Jurusan Admministrasi Negara.
Setelah selesai pendidikan di
UGM, ia bertugas di Kantor Gubernur Sumatera Barat. Setelah beberapa
jabatan di Lembaga Daerah dan Biro-Biro serta terakhir sebagai Walikota
Sawahlunto dan pensiun. Memasuki masa pensiun ia tetap aktif sebagai penatar
BP-7 Provinsi Sumatera Barat dan dosen luar biasa pada STIA, AKOP, Fisipol,
dll. Selain itu juga sebagai Ketua Koperasi Wredatama Kota Padangdan kegiatan
sosial lainnya sampai akhir hayatnya.
Shaimoery adalah seorang aktivis
sejati. Ia berkecipung di berbagai organisasi dan lembaga, baik yang notabene
organisasi ke-NU-an ataupun lembaga-lembaga lainnya. Berikut adalah aktivitas
keorganisasian yang pernah ia geluti:
Ikatan Pemuda Pelajar Indonesia Cabang
Tuban, 1946 – 1948
Ketua Pelajar Islam Indonesia Cabang
Tuban 1945 – 1948
Pengurus Pergerakan Mahasiswa Islam
Indonesia (PMII) Komisariat Fakultas Sosial Politik Universitas Gadjah Mada
Yogyakarta 1962 – 1964
Pembina PMII Cabang Sumatera Barat di
Padang 1964 – 1970
Ketua III Pimpinan Wilayah NU Sumbar
1968 – 1969
Ketua Dewan Pembina Golongan Karya
Sawahlunto 1971 – 1983
Ketua Dewan Pembinan Legiun Veteran
Sawahlunto 1972 – 1983
Ketua Dewan Masjid Indonesia Propinsi
Sumatera Barat 1985 – 1999
Wakil Ketua Badan Koordinasi Kegiatan
Kesejahteraan Sosial (BK3S) Propinsi Sumatera Barat 1988 – 1993
Pembina PMII Propinsi Sumatera Barat
1984 – 1994
Ketua Yayasan Al Islam Padang 1984 –
1999
Anggota Dewan Pertimbangan Kosgoro
Sumbar 1985 – 1999
Anggota Dewan Pertimbangan MUI Sumbar
1985 – 1987
Ketua Pimpinan Wilayah Nadhlatul Ulama
Sumbar 1994 – 1999
Dewan Komisaris Yayasan Al Islam 1999
– 2004
Komandan Seksi Hisbullah Bat. III Reg.
IV Divisi Sunan Ampel Tuban Jawa Timur 1945 – 1947 (Semasa agresi Belanda)
Staf Bat III di Tuban waktu Agresi I
1947-1948
Staf Pemerintahan Militer Kecamatan Di
Manisrenggo dan Klaten Jawa Tengah Angresi Militer II 1948-1950
Staf Mobilisasi Pelajar Tuban Jawa
Timur 1950
Direktur SMA Negeri Sungai Penuh
Kerinci 1958-1960
Staf Sekretariat Komando Pelaksana
Daerah Perbatasan (Kopedasan) 1964-1965
Wakil Sekretaris Badan Koordinasi
Pemangunan Daearh (Bakopda) Sumatera Barat di Padang 1965-1966
Kepala Biro Pembangunan Daerah Sumbar
di Padang 1966-1968
Kepala Biro Pemerintahan Umum Kantor
Gubernur Sumbar 1968-1969
Kepala Biro Desentralisasi dan Tata
Hukum Kantor Gubernur Kepala Daerah Tingkat I Sumatera Barat 1969-1970
Menjabat Walikotamadya Daerah Tingkat
II Sawahlunto Sumatera Barat, tiga periode 1970-1983
Kepala Biro Pemerintahan Umum
1983-1986
Ketua Koperasi Wredatama Kota Padang
1988 – 2004
Shaimoery wafat pada hari Jum’at, 18
Februari 2005 pukul 03.00 WIB di RS M. Jamil Padang, dimakamkan di Pemakaman
Umum Tunggul Hitam, Padang, Sumatera Barat. Meninggalkan seorang istri dan 7
orang anak sebagai berikut:
Sri Widati
Haryantina
M. Hidayat
Susi Muhardini
Eva Yulia
Ahmad Drajat Bara Putra
M. Hendy Sucitra
Shaimoery merupakan sosok yang
sederhana. Berikut beberapa pesannya sebelum wafat kepada keluarga:
“dalam
mencari rezeki yang wajar-wajar sajalah, jangan sampai termakan barang yang
tidak halal. Yakinlah dengan jalan ini, hidup kita akan tenang, walaupun
ditinjau dari segi materil kita hidup sederhana, namun ada ketengangan,
sehingga kita bias makan lamak dan tidurpun nyenyak…”
“….warisan
harta mungkin tidak seberapa yang bias diharapkan dan itupun akan habis binasa
di dunia fana ini….tetapi amal ibadah dan amal shaleh akan kekal sampai di
akhirat kelak….”
“….bagi
yang telah mampu, ayo segera tunaikan ibadah haji/umroh. Gunakn kesempatan baik
tersebut untuk mendapatkan keridhaan dari Allah SWT dan mohon ampun atas segala
dosa kita…”
MARS PMII
Pencipta Lagu: Sahabat Shaimoery WS.
Syair: Sahabat H. Mahbub Djunaedi
Inilah kami wahai Indonesia
Satu barisan dan satu cita
Pembela bangsa, penegak agama
Tangan terkepal dan maju kemuka
Habislah sudah masa yang suram
Selesai sudah derita yang lama
Bangsa yang jaya
Islam yang benar
Bangun tersentak dari bumiku subur
*Reff :
Denganmu PMII
Pergerakanku
Ilmu dan bakti, ku berikan
Adil dan makmur kuperjuangkan
Untukmu satu tanah airku
Untukmu satu keyakinanku
Inilah kami wahai Indonesia
Satu angkatan dan satu jiwa
Putera bangsa bebas merdeka
Tangan terkepal dan maju kemuka
Syair: Sahabat H. Mahbub Djunaedi
Inilah kami wahai Indonesia
Satu barisan dan satu cita
Pembela bangsa, penegak agama
Tangan terkepal dan maju kemuka
Habislah sudah masa yang suram
Selesai sudah derita yang lama
Bangsa yang jaya
Islam yang benar
Bangun tersentak dari bumiku subur
*Reff :
Denganmu PMII
Pergerakanku
Ilmu dan bakti, ku berikan
Adil dan makmur kuperjuangkan
Untukmu satu tanah airku
Untukmu satu keyakinanku
Inilah kami wahai Indonesia
Satu angkatan dan satu jiwa
Putera bangsa bebas merdeka
Tangan terkepal dan maju kemuka
Semoga Almarhum Sahabat Shaimoery WS
bangga dan bahagia melihat PMII tetap eksist dan terus berkembang hingga saat
ini. Dan semoga ia mendapatkan tempat terbaik disisi Allah. Amin.
*Dikumpulkan
dari berbagai sumber oleh Sahabat Agus Salim Purnomo (Biro Pengkaderan Rayon Revolusi
2015-2016)








0 komentar:
Posting Komentar