This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Tampilkan postingan dengan label esai. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label esai. Tampilkan semua postingan

Rabu, 22 Juni 2016

Once Upon a Time in Poverty - GUS ADZ

“...Orang yang tak punya keinginan, takkan bisa di kalahkan....”

Rabu, 15 Juni 2016

Kilas Balik Delapan Tahun Revolusi Berdiri Dibawah Naungan Bendera PMII Country



Oleh:Acunk

Minggu, 08 Mei 2016

Penjara Kesadaran

Penjara Kesadaran
Eposs
Tumbuh dan berkembang adalah sebuah keharusan dalam pribadi seseorang melakukan interaksi dengan sikap baik dan buruk adalah pilihan antara abstrak dan absurt serta realita dan rasional butuh kejelihan meniti bahasa analisis pertimbangan untuk membuktikan sebuah kepastian. Perjalanan terus berlalu dengan poros waktu kekuasan menjadi doktrinisasi pencucian otak hingga harapan tak lagi lagi ada.  pengkajian, analisis serta pertimbangan dibiarkan tergerus sia-sia inikah pembebasan dengan alasan yang tidak masuk akal .hal sepele dijadikan iming keterbatasan.
Perkataan di jadikan dewa di simpan dalam fikiran lalu di gembok rapat-rapat di isi dengan aturan-atuaran konyol. Sebenarnya masih saja mau bertindak akan tetapi ketakutan mungkin membuat ngeri barangkali hingga pada akhirnya menjadi dialog hebat antara bertindak dan tidak dalam dirinya. Mimpi yang di rekayasa oleh seseorang tidak seindah dan semegah seperti diri sendiri impikan seabab segalanya yang terlahir dari diri sendiri akan mendapatkan nilai tertinggi maskipun itu tidak dapat terlihat oleh orang lain. Atas dasar nilai menjadikan bukti bahwa setiap kesadaran dengan pola fikir dan gerakan melakukan sebuah nalar intelektual dan mentalitas yang tidak pernah tergoyahkan oleh siapapun sejak inilah memang perlu adanya sebuah penanaman prinsip agar tidak mudah di profokasi yang pada akhirnya nanti menjadi sebab hilangnya jati diri.
Merupakan suatu yang buruk menghilangkan jati diri seorang yang katanya Intelektul di hamburkan dengan menyandang identitas kepercayaan diri menjadi meningkat seratus derajat celcius tanpa tau perbudakan di mainkan kesadaran dijadikan ambisi emosi dengan ketidak stabilan hati dan perasaan. Ini mungkin adalah sebuah tawaran khas yang muncul berdasarkan pertimbangan untuk berinteraksi lebih jauh dengan orang banyak “ aku percaya ketika sudah memikirkannya” (socrates). Telah jelas tanpa ada pengkajian lebih jauh serta dialong antara fikiran dan hati perkataan seorang hanyalah sebatas simbol. Bagaimana simbol? Yah simbol adalah tanda baik atau buruk serta adil atau tidak itu berlangsung dengan pilihan yang tentunya segalanya setiap pilihan berdasarkan pertimbangan dan efek baik tidankya bagi orang banyak.
Perlu di garis bawahi Ini Negri Demokrasi Dengan Etos Kerja Kebebasan Berpendapat dan hak pribadi dibatasi dengan hak orang lain tidak sekali-kali dan tidak pantas menjadikan diri di kuasai yang lain jati diri sendiri perlu dibentuk dan dikembangkan berdasarkan wawasan untuk membuktikan pencarian kecerdasan yang di dapat di rana pendidikan. Bukan lantas menerima apa yang diberikan seseorang dengan mentah lalu di unyah dan langsung ditelan tanpa tau apa yang di telan menyebabkan perut jadi sakit badan jadi lemas bahkan virus bisa saja menggerogoti tubuh menyebar luaskan penyakit Kronis hingga akhirnya mati terlantarkan sugguh menyedihkan. Bergerak dan maju terlepas dari kengkangan rantai-rantai busuk adalah kepastian mewujudkan perubahan besar jalan berliku dan terjal menjadikan bukti pembelajaran bahwa esok tidak lagi melangkah di jalan yang sama. . Hari nanti tetap saja seperti sekarang jika tidak dilakukan tindakan-tindakan sparatis yang menunjukan bukti adanya sejarah perubahan.

Selasa, 03 Mei 2016

Surat Untuk Para Kaum Tertindas



Surat Untuk Para Kaum Tertindas
Eposs.com 

Harapan dan cita-cita besar tak pantas jika hanya dilakukan oleh ucapan, di untaikan lewat kata-kata namun juga perlu mengalir lewat pijakan kaki setiap kali melangkah. Ini adalah bukti kesetian akan tujuan dan cinta pada pengorbanan. Hal terindah mewujudkan keinginan ketika ada tunjangan atau investasi dalam bahasa ekonominya namun investasi kali ini bukan berarti penananman modal melainkan menanam wujud membangkitkan gairah dari keterbatasan kemampuan diri.
Disetiap kemamupan berbeda akan tetapi bukan lantas kelemahan di jadikan teror oleh para kaum otoriter dengan se enaknya melakukan tindakan – tindakan tak pantas untuk di pandang disini kaum lemah dan tertindas kau juga perlu melakukan hal yang indah bahkan seindah mungkin untuk meyakinkan diri bahwa tak selamanya yang kuat selalu kuat, dunia ini berputar dengan seleksi alam mengungkap takdir di setiap insan. Mimpi adalah pertapaan dia yang sering kali tidak di anggap kesuciannya adalah tindakannya yang tak didengarkan, ke agungannya adalah ketika dia dengan ketulusanya dalam berucap.
Para pemimpin bertindak dengan kediktatoranya semena-mena dalam melakukan tindakan tanpa memintingkan hal yang lebih berguna untuk masa depan, pertimbangan dilampiasakan pada ke egoisan tak mau menganggap harapan-harapan yang seringkali di lentunkan. Kini yang tampak hanyalah masa ini dalam jangka pendek penempuhan sedangkan dalam jangka panjang tidak di hiraukan semestinya dan seharusnya semua perlu berjalan seimbang dengan adanya kesinambungan anatar suara-suara bising yang tak di dengarkan kali ini tak sepantasnya keberlanjutan tindakan semena-mena. suara perlu di dengarkan dengan tindakan sparatis demi menjunjung tingggi hak dan martabat serta kewajiban yang selama ini di bungkang dan di jilit dengan lakban. Ini saat pembebasan yang harus di komandangkan surat edaran perlu di sampaikan pada pemimpin egosentrik bicara adalah hal utama untuk bertindak dengan perubahan mimpi nyata siapapun yang menghalangi terjang dan terus melangkah hentakkan kaki dengan logika untuk menyampaikan aspirasi yang bukan omong kosong.
Rupawan berupa-rupa dari yang sok manis dengan tindakan liberalitas menggerakkan massa dengan tujuan kekuasan hal ini perlu di tegakkan dan di pahami sifat dari peribadi seprti ini perlu di tindak lanjuti agar tidak dapat menyebar luas dengan wabah-wabah yang di bawa hanya atas kepintingan pribadi. Cerdas dan cermat tidak mudah menerima segala doktrinitas perkataan sebelum melihat dan memuktikannya dengan metode dan sampel yang ada. Sering kali permainan di buat oleh para penguasa dengan yang katanya ideal untuk perubahan, namun perlu di ingat semua hanya sebatas kepentingan tak terlepas dari itu kepentingan pribadi di utamakan dari pada kepentingan bersama serta lebih luasnya dampak nyata bagi kaum yang sering di kucilkan dan di asingkan di jadikan alat bahkan senjata untuk mempelopori keinginannya.
Bertindak cerdas dengan kebrutalan utuk pembuktian dan konsep sebagai sarana bergerak menuntut dengan tegas serta mengutuk pemimimpin-pemimpin berbulu domba. Kini telah tiba dimana perjuangan menyuarakan jeritan dan tangisan selama ini manjadi derita tidadak perlu lagi ada yang namanya penindasan semua bebas untuk berpendapat dalam ruang lingkup perubahan tak pandang bulu.Kesatuan dan persatuan ibaratkan darah dan daging tak pernah terlepaskan semuanya saling ketergantungan untuk memenuhi perkembangan yang di suarakan REVOLUSI perubahan.

Kamis, 28 April 2016

DARI BANGSA SEMUT UNTUK BANGSA PERGERAKAAN



DARI BANGSA SEMUT UNTUK BANGSA PERGERAKAAN
Oleh: Kisanak
Pernahkah sahabat membayangkan ada sebuah kota besar di mana penduduknya  yang hidup didalam kota itu selalu mengutamakan  gotong royong untuk kebaikan dan buakan gotong royong untuk kong kalikong. Yang penduduknya saling mengangkat kesejahteraan antar individu satu dengan yang lain, tak atak yang tertindas bahkan terkucilkan. Kepentingkan pribadi selalu dinomor dua-kan, untuk kesejahteran lah yang menjadi misi utama bagi setiap individu.
Namun sangat sulit kita jumpai bahkan nyaris tidak ada kota atau negara di zaman globalisasi ini yang masyarakatnya mengerti akan team work. Di dunia ini hanya ada bangsa yang seperti itu, apakah sahabat tau, bangsa apa itu? Ya, bangsa semutlah yang memiliki pedoman “bersatu kita teguh, bercerai kita runtuh”.
Semut mengerti apa arti team work, dengan badannya yang kecil semut saling bahu membahu mengangkat kebutuhan koloninya. Mereka dengan senang hati berbondong-bondong untuk tujuan yang sama dengan ukhuwah yang tinggi antar sesama. Walaupun dalam penelitian hampir tidak ada serangga yang secanggih dan sekuat semut, karena ia mampu mengangkat beban sebesar lima puluh kali dari ukuran tubuhnya.
Semut hidup dalam koloni beranggota ratusan ribu hingga jutaan individu, setiap semut semut dalam koloni melaksanakan tugas dan kewajibannya masing-masing dengan sebaik-baiknya. Tak satupun seekor semut mempermasalahkan jabatannya ataupun tugasnya. Bagi sang semut kelangsungan hidup koloninya adalah misinya, meski nyawanya sebagai taruhannya bila perlu.
Tulisan di atas adalah coretan sedikit tentang kehidupan semut, masih bayak hal yang bisa kita pelajari dari binatang dari suku formicidae ini. kita sebagai bangsa pergerakan selayaknya kita mencotoh team work dari bangsa semut dan tujuan organisasi adalah misi besar bagi setiap individunya.
“Meski organisasi memiliki sistem organizer yang baik namun jika kebersamaan orang-orang didalamnya memudar, maka lambat laun organisasi tersebut juga akan ikut melebur bersama angin”
tanksto:blackant

Minggu, 13 Maret 2016

ANALISIS KONDISI PMII KOMISARIAT COUNTRY UNITRI MALANG

Proses Lahirnya PMII Country Unitri Malang

Selasa, 12 Januari 2016

MENGELUHKAN SISTEM “PENDIDIKAN YANG SEAKAN SEPERTI BONSAI”



Menyedihkan memang, sebuah kalimat yang terasa haru kedengarannya di telinga ketika ada orang yang terkena musibah atau  kejadian. Tapi,  apa jadinya kalau kalimat menyedihkan itu termaktup pada sebuah pendidikan yang serasa terbonsai di suatu sekolah-sekolah dan perguruan tinggi yang ada di negeri ini.
Ketika pendidikan ujung-ujungnya dikebiri hanya untuk mencapai IPK, GRE, GMAT, atau TOEFL tinggi untuk tujuan menembus universitas-universitas terbaik di dunia. Selain itu, pendidikan yang ujung-ujungnya hanya bermuara pada tujuan mengisi lowongan kerja.