Jumat, 20 November 2015

DIALOG PUBLIK HARI ANTI KORUSI dan PERINGATAN HARI HAK ASASI MANUSIA

TERM OF REFERENCE

           A.   LATAR BELAKANG
Sahabat Basith sebelah kanan
Sejak berabad-abad yang lalu manusia telah mencatat hidup dan kehidupan dengan berbagai dimensi dan fenomena perilakunya, sehingga melahirkan persoalan dengan sederetan pola-pola kepentingan yang sangat menajam. Sering kali berbagai kepentingan menjadi buah pertengkaran yang tak kunjung selesai. Persoalan menjadi berat ketika sekelompok manusia dihadapkan pada persoalan penindasan penguasa atas hak-hak yang dimilikinya. Manusia cenderung melakukan perlawanan atas hak yang semestinya. Perlawanan yang berlabelkan perjuangan tersebut kadangkala juga mengorbankan jiwa dan Raga, Hak merupakan suatu unsur normative yang melekat pada diri manusia yang dalam penerepannya berada pada ruang lingkup hak persamaan dan hak kebebasan yang terkait dengan interaksinya antara individu atau dengan instansi.
Hak juga meruapakan sesuatu yang harus diperoleh. Masalah HAM adalah sesuatu hal yang sering kali dibicarakan dan dibahas terutama dalam era reformasi ini. HAM lebih dijunjung tinggi dan lebih diperhatikan dalam era reformasi dari pada sebelum reformasi. Perlu diingat bahwa dalam hal pemenuhan Hak, kita hidup tidak sendiri dan kita hidup bersosialisasi dengan orang lain. 
 
Fakta membuktikan penegakan HAM kian menurunkan skala keurgenitasan bagi Aktor pelaksana Negara atau pemerintahan. Pemarginalan Akan Hak Asasi Manusia pada Hak Sosial-Politik (Sipol) semakin meningkat setiap tahunnya. Diperpara lagi dengan meningkatnya pembunuhan. Penghilangan paksa, Represi, dan Pemargilan Orientasi Seksual, Perampasan tanah, Hak berkumpul dan berasosiasi, Penebangan dan perusakan lingkungan melalui perusahaan dan lain-lain.


Hal ini disebabkan hamper sebagian besar kalangan penyelenggaran/pelaksana Negara Kurang peduli terhadap penegakan HAM secara holistic. Mirisnya kondisi penegakan HAM cenderung dibekukan oleh perjalanan waktu. Bahasa lainnya dipeti ES-kan actor penguasa. Bahkan mereka dimandatkan memenuhi dan menegakan HAM tetapi malahan asik terjebak dalam kepentingan Politik dan Ekonomi. Disinilah semakin melemahnya esensi Hak Asasi Manusia bagi korban pelanggaran HAM terkait meminta keadilan kepada Negara seperti dalam hal pemulihan dan reparasi.


Oleh karnanya diperlukan sebuah kata sepakat mengenai seperangkat hak terseut. Telah menjadi kenyataan yang harus dibeli bahwa memperjuangkan hak seakan – akan legitimasi “suci” dan benar, apalagi hal-hal yang dianggap menyinggung perasaan sekaligus merendahkan martabat manusia. Hal inilah yang memungkinkan sebuah bentuk penyadaran melalui pemahaman tentang Hak Asasi Manusia. Disisi lain memperingati Hari Hak Asasi Manusia (HAM) ini adalah kewajiban seluruh bangsa untuk menyembuhkan luka bangsa, hal ini terkait masih minimnya penerapan keadilan bagi pelanggar-pelanggar HAM.


Melihat kenyataan itu, dengan semangat restorasi sahabat-sahabat Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Rayon Revolusi (PMII Fakultas Ekonomi) UNITRI Malang, merasa bertanggung jawab untuk menyelenggarakan Dialog Publik dan Peringatan Hari Hak Asasi Manusia yang bertemakan “ Telaah pelanggaran Hak Asasi Manusia untuk Indonesia Masa Depan ” Semangat juang para pemuda di bumi pertiwi ini, tidak akan pernah luntur dan lentur selama nafas masih dikandung badan. Selamat berjuang untuk indonesia!!!






B.   NAMA DAN TEMA KEGIATAN

1.      Nama Kegiatan : Dialog Publik

2.      Tema Kegiatan  : “ Telaah pelanggaran Hak Asasi Manusia untuk Indonesia Masa Depan ”




C.   LANDASAN KEGIATAN

1.      Al-Qur’an dan Al-Hadits

2.      Pancasila dan UUD 1945

3.      Nilai Dasar Pergerakan (NDP) PMII

4.      AD/ART PMII

5.      Peraturan Organisasi (PO) PMII

6.      Hasil-Hasil Rapat Tahunan Anggota Rayon (RTAR VII) PMII Revolusi Tahun 2015


 D. WAKTU DAN TEMPAT KEGIATAN
            Waktu dan tempat pelaksanaan kegiatan ini adalah:

            Hari /Tanggal : Sabtu,12 Desember 2015

            Waktu             : 08.00 s/d selesai
Tempat           : Gedung Pasca Sarjana Lantai 4 Universitas Tribhuwana  Tunggadewi Malang


   E. PESERTA

Kegiatan ini akan di ikuti oleh :
1. Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Kota Malang
2. Pengurus Komisariat PMII se-Kota Malang
3. Rayon PMII Se-Kota Malang
4. Mahasiswa Universitas Tribhuwana Tunggadewi (UNITRI) Malang
5. Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Se-Kota Malang
6. Civitas Akademika Unitri Malang
7. Organisasi Mahasiswa Intra Kampus (OMIK) Se-Unitri Malang
8. Organisasi Mahasiswa Ekstra Kampus (OMEK) Se-Unitri Malang
9. Organisasi Daerah (ORDA) Se-Unitri Malang
10. Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama’ (ISNU) Kota Malang
11. Komunitas Mahasiswa Lintas Agama Se-Kota Malang
12. Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Se-Kota Malang



Penulis adalah kader Rayon Revolusi "Sahabat Basith" yang hari ini menjadi Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Jurusan Manajemen (HIMMA 2015-2016) Sekaligus Steering Commitee (SC) dalam acara Dialog tersebut..

0 komentar:

Posting Komentar