Rabu, 11 Desember 2013

KRITIS DAN INFORMATIF, PENTINGKAH

Add caption
KRITIS DAN INFORMATIF, PENTINGKAH
Oleh. Moh. Askiyanto
MAHASISWA adalah seseorang yang sedang menikmati keindahan pendidikan di salah satu lembaga tinggi selama beberapa waktu yang telah ditentukan. Lembaga ini populer dengan sebutan universitas, di lembaga inilah dia belajar mengasah otak, berpikir, memecahkan masalah tanpa masalah, belajar menjadi orang mandiri, sabar, tawakkal, ikhlas, dan melatih keterampilan yang dia miliki tanpa merasa jenuh dan bosan guna menjadi insan yang sejati yang betul-betul sesuai dengan harapan bagsa dan negara.

Dilain sisi mahasiswa tidak hanya  seseorang yang sedang menikmati indahnya pendidikan. Karena tugas mahasiswa tak cuma belajar di kelas, baca buku, buat makalah, presentasi, diskusi, hadir ke seminar, dan kegiatan-kegiatan lainnya yang bercorak kekampusan. Namun di balik semua ada tugas lain yang lebih berat dan lebih menyentuh terhadap makna mahasiswa itu sendiri. Tugas inilah yang  dapat menjadikan dirinya sebagai harapan bangsa, yaitu menjadi orang yang setia mencarikan solusi berbagai problem yang sedang menyelimuti mereka.
Sejatinya, sebagai mahasiswa yang memiliki peran yang komleks dan menyeluruh sehingga dikelompokkan dalam tiga fungsi yaitu; agent of change, social control and iron stock. Dengan fungsi tersebut, tentu saja tidak dapat dipungkiri lagi bagaimana peran besar yang diemban mahasiswa untuk mewujudkan perubahan bangsa. Ide dan pemikiran cerdas seorang mahasiswa mampu merubah paradigma yang berkembang dalam suatu kelompok dan menjadikannya terarah sesuai kepentingan bersama. Sikap kritis dan informatif mahasiswa acapkali membuat sebuah perubahan besar dan membuat para pemimpin yang tidak berkompeten menjadi gerah dan cemas. Dan satu hal yang menjadi kebanggaan mahasiswa yaitu; mempunyai semangat berjuang yang tinggi untuk melakukan sebuah perubahan.
Mahasiswa, tidak lain merupakan bibit-bibit yang mampu memberikan perubahan besar atas maju mundurnya suatu bangsa. Karena dalam diri seorang mahasiswa memiliki semangat yang tinggi, smangat juang untuk menuju perubahan. Dalam realitas, dari zaman dulu sampai sekarang, telah terbukti peranan mahasiswa yang menginginkan perubahan sistem pemerintahan yang dianggapnya tidak sepemikiran dengan para mahasiswa. Demonstrasi yang kerap kali dijadikan sebagai bentuk ekspresi perlawanan terhadap suatu kebijakan yang di anggap tidak sesuai dengan keinginan negara pada umumnya dan rakyat pada khususnya. Idealnya, mahasiswa menjadi panutan dalam masyarakat, sebagai ujung tombak masyarakat untuk menyampaikan aspirasi rakyat yang berlandaskan pengetahuannya, dengan tingkat pendidikannya, norma-norma yang berlaku disekitarnya, dan pola berfikirnya.
Jika di tilik lebih dalam lagi, apakah mahasiswa saat ini sudah memiliki pola pikir yang kritis dan informatif. Untuk membentuk mahasiswa yang kritis dan informatif tidaklah mudah seperti kita membalikkan telapak tangan begitu saja, namun butuh proses yang harus dilakukan bagi setiap individu mahasiswa itu sendiri, Semisal sebagai agent of change, social control and iron stock yang sudah menjadi ciri khas mahasiswa. Dengan demikian secara garis besar mahasiswa harus mempunyai rasa keingin tahuan yang sangat tinggi dan rasa penasaran terhadap apa yang belum ia ketahui secara menyeluruh, disamping itu juga mahasiswa harus mempunyai pola pikir kritis dan cerdas dalam menyikapi bebagai masalah yang timbul di sekitarnya.
Menurut hemat penulis, mahasiswa yang kritis dan informatif ialah dia yang tidak mudah menerima sesuatu. dia selalu merasa tidak puas sehingga memiliki hasrat yang tinggi untuk ingin mengetahui lebih jauh lagi mengenai suatu masalah,  ia tidak akan pantang menyerah  dan menyikapi berbagai persoalan dengan bijak. Di lain sisi kekeritisan akan bernilai lebih jika di didampingi dengan kecerdasan, sebab mahasiswa yang cerdas memiliki pola pikir yang terus berkembang dan selalu peka terhadap lingkungan dimana dia berada. Seorang mahasiswa pun mesti memiliki kecerdasan. Karena mahasiswa telah di didik oleh para dosennya yang berkompeten untuk selalu melakukan kebenaran. Tentu, mahasiswa harus berbeda dengan orang lain yang tidak mengenyam bangku pendidikan. Mahasiswa harus dapat memberikan suri tauladan yang baik, menjaga citra diri yang baik dan lebih-lebi memberikan konstribusi terhadap masyarakat baik secara idiologi maupun tingkah laku.
Selain itu ada beberapa hal yang juga tidak kalah pentinggnya yang harus dimilki setiap individu mahasiswa untuk bisa menjadi mahasiswa yang kritis dan informatif yaitu  Pertama, mahasiswa harus memiliki rasa ingin tahu yang sangat besar, dengan itu mahasiswa dituntut  harus selalu rajin masuk kuliah dan yang lebih penting lagi selalu aktif  baik melontarkan pertanyaan-pertanyaan informatif maupun pertanyaan-pertanyaan kritis. Kedua, mahasiswa harus mampu menentukan prioritas kegiatan sehari-hari. Prioritas pertama dan terutama yaitu kegiatan akademik, yakni kuliah, berdiskusi baik secara formal maupun informal yang sejatinya kegitan tersebut sangat membantu untuk membentuk insan mahasiswa yang kritis dan informatif. Ketiga, bersifat idealis (bercita-cita tinggi) dan berperilaku baik. Sorang mahasiswa harus membiasakan diri hidup dengan sportif, jujur, disiplin, berani, sopan, rendah hati, ramah kepada siapa pun, bersikap kritis dan selalu mamberikan informasi baru dimana pun ia berada. beradab, dan siap terjun langsung di tengah-tengah masarakat. Keempat, mahasiswa dituntut peka terhadap lingkungan, mulai dari lingkungan terdekat dan terkecil hingga lingkungan terjauh dan terbesar. Yang nyatanya mahasiswa bagian dari agen perubahan yang pastinya tanggap terhadap lingkungan alam dan sosial, baik yang kecil, sedang maupun yang besar yang pada kenyataanya masyarakat sangat mengharapkan tindakan dari seorang mahasiswa untuk bisa merubah keadaan ke arah yang lebih baik. Kelima, mahsiswa harus mempunyai rasa kepemilikan serta militansi yang tinggi terhadap bangsa dan negara, dengan hal tersebut akan muncul generasi-generasi muda yang berloyalitas tinggi terhadap bangsa pada umumnya dan rakyat pada hususnya.
 Dengan demikian dapat di ambil benang merahnya, bahwa mahasiswa yang kritis dan informati ialah dia yang mempunyai kesemangatan yang tinggi untuk terus belejar dan belajar tanpa mengenal lelah, ia akan terus mencari dan menggali bakatnya yang terpendam dalam dirinya dan ia tidak akan pantang menyerah sebelum apa yang diyakininya dan dia inginkan tercapai, serta tidak akan pernah puas sebelum ia mengatahui yang sebenarnya. Dengan ini penulis meyakini, apa yang menjadi keharusan dan tanggung jawab bagi seorang mahasiswa akan ia laksanakan dengan sungguh-sungguh sebab ia akan sadar bahwa sejatinya mahasisiwa mempunyai tanggung jawab besar yaitu, agent of change, social control and iron stock yang sejatinya harus dilaksanakan dan harus di ujudkan baik secara keilmuan dan tingkah lakunya ketika terjun ditengah-tengah masyarakat baik dalam sekala kecil maupun sekala besar. Wallahua’lam

0 komentar:

Posting Komentar