Jumat, 06 Desember 2013

BINTANGMU BULAN

BINTANGMU BULAN 
By: Hamidi El_Khan

Lama aku menanti sebuah keajaiban
Hingga perjalanan terhenti tanpa perintah
Karena duri yang menusuk kaki ini
Luka mengundang darah warnai jejak
Aku tak kuasa waktu itu
Tapi kini keajaiban tiba dengan tiba-tiba
Dari dalam jiwa bidadari yang mampu membawaku terbang
Menyusuri cakrawala penuh taburan bintang
Taman dalam hati tunbuh bunga, kumbangpun tertawa
Serasa jiwaku hidup kembali
Terima kasih cinta, kau datang sebagai nafas hidupku
Terima kasih bidadari, kau telah membangunkan jiwaku

            ###
Aku hanya bisa merasakan manisnya cinta itu
Aku hanya bisa memeluk erat anugerah tuhan
Aku hanya bisa menjaga kesetiaan kasih sayang
Tapi aku tak bisa berbuat apa-apa
Tak bisa melukis tawa kebahagiaan
Bahkan hanya terus mewarnai kekecawaan
Mengundang tangis dalam hati yang terluka
Hingga kesadaran yang membuatku bertafakkur
Aku hanya menggelapkan senyum manisnya
Maafkan bintang yang telah mencipta penuh harapan
Dalam cahaya jiwamu bulan
Maafkanlah bintang malam ini
Maafkanlah ketidak hadirannya
Maafkanlah kegelapan jiwanya
Maafkan.
SUARA KECIL BINTANG
Bulan, aku tak bisa menemaninu malam ini. Izinkan aku untuk lelap dalam fikiran. Memimpikan terbitnya mentari esok pagi. Izinkan aku memeluk erat harapan dalam tidurku. Senja tadi kau membuatku mengerti tentang harapan itu. Harapan yang telah membuatku tak tentu arah. Cinta, impian masa depan, atau dua dewa yang telah mengajariku tentang cinta dan kasih sayang sejak aku menangis pertama kali?
Bulan, maafkan aku yang telah membuatmu beresabar dalam penantian yang tak pasti. Kau telah sabar menunggu cahayaku. Aku berjanji, putaran angka yang berganti tahun aku akan bersamamu hingga malam terakhir hidupku. Aku akan membuatmu gerhana dalam erat tanganku. Terima kasihku bulan jika cahayamu mampu bertahan.

0 komentar:

Posting Komentar